Listrik Statis : Pengertian, Contoh Dan Jenis Rumus | BelaTIH.com

Listrik Statis : Pengertian, Contoh Dan Jenis Rumus

Listrik statis

 

Listrik diartikan sebagai suatu sumber daya yang muncul dikarenakan sebab dari proses kimia, salah satunya adalah listrik statis. Listrik merupakan proses perpindahan elektron dari atom ke atom pada suatu energi yang berpengaruh dalam kehidupan manusia. Listrik termasuk fenomena fisika yang berhubungan erat dengan aliran muatan listrik. Energi listrik dapat dimanfaatkan pada alat-alat elektronik seperti komputer, kulkas, televisi dan lain sebagainya. Listrik sendiri terbagi menjadi dua, yaitu listrik statis dan listrik dinamis. Nah pada artikel kali ini saya akan bahas mengenai listrik statis.

Pengertian Listrik Statis

Listrik statis ialah kumpulan muatan listrik dalam jumlah tertentu yang tetap (statis). Selain itu, listrik statis merupakan ketidakseimbangan muatan listrik pada suatu benda. Listrik statis terjadi saat dua benda yang mempunyai muatan listrik saling bergesekan tanpa menggunakan elemen pembangkit energi listrik. Dengan kata lain, benda tersebut dapat menghasilkan proton ataupun elektron tanpa adanya sumber daya listrik. 

Besarnya muatan listrik yang terdapat pada suatu benda tergantung dengan berapa jumlah elektron yang terkandung dalam atom. Semakin banyak jumlah elektron yang terkandung dalam atom, maka muatan listrik semakin besar. Terdapat 2 jenis muatan listrik yaitu muatan positif dan negatif. Muatan positif terjadi saat suatu benda mempunyai jumlah proton lebih banyak daripada jumlah elektron. Sedangkan, muatan negatif saat suatu benda mempunyai jumlah elektron lebih banyak daripada jumlah proton. 

Contoh Listrik Statis

Terjadinya Petir Saat Hujan

Saat mendung dan akan turun hujan, terdapat kumpulan awan yang membentuk awan lebih besar yang mengandung air. Hal tersebut, dapat menyebabkan terjadinya pergesekan antara awan yang satu dengan awan lainnya. Oleh karena pergesekan awan ini, elektron dapat bergerak bebas hingga membentuk gesekan muatan listrik yang turun dari awan ke daratan bumi untuk dinetralkan. Hal ini mengakibatkan petir terjadi.

Gesekan Penggaris Plastik Dengan Kain Woll

Penggaris plastik dan kain woll merupakan benda yang bermuatan netral, namun saat kedua benda tersebut digesekkan dapat menyebabkan terjadinya perpindahan elektron dari kain wol ke penggaris plastik. Sehingga penggaris plastik mempunyai muatan negatif, sedangkan kain woll mempunyai muatan positif.

Gesekan Batang Kaca Dengan Kain Sutra

Gesekan batang kaca dengan kain sutra menyebabkan terjadinya reaksi tarik-menarik antara kedua benda tersebut. Hal ini dikarenakan perpindahan elektron dari batang kaca ke kain sutra. sehingga batang kaca mempunyai muatan negatif, sedangkan kain sutra mempunyai muatan positif.

Gesekan Penggaris Plastik Dengan Rambut

Gesekan penggaris plastik dengan rambut menyebabkan terjadinya reaksi tarik-menarik antara keduanya. Hal ini dikarenakan perpindahan elektron dari rambut ke penggaris plastik. sehingga penggaris plastik mempunyai muatan negatif, sedangkan rambut mempunyai muatan positif

Terjadinya Percikan Api Pada Ban Kendaraan Di Jalan Raya

Terjadinya gesekan antara ban kendaraan dengan jalan dapat menghasilkan muatan listrik negatif. Sehingga menyebabkan bodi logam pada kendaraan yang berdekatan dengan ban menjadi bermuatan positif karena adanya induksi. Hal ini dapat mengakibatkan munculnya percikan api yangberbahaya.

Tangan Didekatkan Dengan Layar Televisi

Saat layar televisi baru saja dimatikan, cobalah mendekatkan tangan pada layar televisi tersebut. Maka rambut halus pada tangan akan berdiri, hal ini merupakan contoh listrik statis.

Jenis-Jenis Rumus Listrik Statis

Gaya Coulomb

Gaya Coulomb merupakan gaya tarik-menarik atau tolak-menolak antara dua muatan listrik. Nah, utnuk rumusnya menghitung gaya Coulomb ada dibawah ini  :

F = k (q1 q2/R.R)

Keterangan = 

F =  gaya Coulomb (N)

q1 q2 = muatan listrik (C)

R = jarak kedua muatan (m)

k = 9×109Nm2/C2

Kuat Medan Listrik

Kuat medan listrik menyatakan besarnya gaya listrik yang bekerja pada muatan 1 coulomb. Untuk menghitung kuat medan listirk, dibawah ini rumusnya :

E = F/q = k (q/R.R) (N/C)

Keterangan =

E = kuat medan listrik (N/C)

F =  gaya Coulumb (N)

q1 = muatan listrik (C)

R = jarak kedua muatan (m)

k = 9×109Nm2/C2

Nah itulah informasi mengenai listrik statis, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk anda yang mungkin masih bingung dengan listrik statis. 

Tinggalkan komentar